Chevrolet menekan tombol jeda untuk produksi Corvette seminggu sebelum Hari Buruh. Pabrik utama GM di Meksiko juga menghentikan produksinya minggu depan, seperti dilansir Berita Otomotif. Alasan jeda produksi bukanlah hal baru, karena masalah rantai pasokan dan suku cadang terus mengganggu produsen mobil di seluruh dunia sejak tahun lalu.
Menurut juru bicara Chevrolet:
Karena masalah pasokan suku cadang sementara, kami dapat mengonfirmasi bahwa Bowling Green Assembly tidak akan menjalankan produksi pada minggu 29 Agustus. Rantai pasokan, manufaktur, dan tim teknik kami bekerja sama dengan basis pasokan kami untuk mengurangi dampak lebih lanjut pada produksi, dan kami memperkirakan pabrik akan kembali beroperasi normal pada hari Selasa, 6 September, mengikuti peringatan Hari Buruh tahunan GM pada hari Senin, 5 September.

3 Foto
Artinya, pabrik Bowling Green Assembly di Kentucky tidak akan memproduksi Chevrolet Corvette C8 mid-engine mulai 29 Agustus hingga 5 September.
Sementara itu, pabrik utama GM di Meksiko yang membuat truk pikap GMC dan Chevrolet diperkirakan akan kembali beroperasi normal pada 5 September mendatang. Berita Otomotif. Produksi di tiga pabrik GM lainnya yang membuat truk ukuran penuh tidak terpengaruh oleh suspensi. Pabrik perakitan truk di Flint, Michigan juga akan melakukan shift tambahan akhir pekan ini, menurut publikasi tersebut.
Sementara itu, Chevy Corvette Z06 juga bisa menghadapi pengurangan produksi untuk model tahun 2023, menurut informasi yang diperoleh dari MidEngineCorvetteForum. Menurut info tersebut, hanya 10 persen Corvette model tahun 2023 yang akan menjadi Z06, dengan hanya 3 persen yang memiliki paket aero lengkap. Pemangkasan produksi ini diduga karena adanya pembatasan pabrik dan pemasok.
Namun, informasi ini belum dikonfirmasi. Kami menghubungi Chevrolet tentang kesulitan produksi Corvette Z06. Kami akan memperbarui cerita ini setelah tanggapan tiba.